Mengatasi MySQL Error Saat Software Dibiarkan Standby Tanpa Aktivitas Terlalu Lama

Mengatasi MySQL Error Saat Software Dibiarkan Standby Tanpa Aktivitas Terlalu Lama

Mengatasi MySQL Error saat Software dibiarkan Standby tanpa aktivitas terlalu lama, dapat dilakukan dengan Login ke MySQL Administrator.

idle1

idle2

Kemudian ke menu Startup Variables > Advanced Networking, dan centang Opsi Interactive timeout. Pada kolom Interactive timeout diisi dengan angka 2000000, damn klik tombol Apply Changes
Berikutnya ke menu Service Control dan klik tombol Stop Service. Tunggu beberapa saat sampai Service telah berhenti, lalu klik tombol Start Service.

idle3

Pastikan saat melakukan prosedur diatas Software harus ditutup terlebih dahulu.

Restore Database Dengan Data Berukuran Besar

Restore Database Dengan Data Berukuran Besar

Pada beberapa Software  terdapat menu yang dapat menyimpan data gambar atau dokumen dengan ukuran yang besar. Hal ini terkadang dapat menyebabkan error pada saat backup dari database tersebut di restore menggunakan MySQL Administrator, walaupun database tersebut dibackup menggunakan MySQL Administrator juga.

restoredatabesar1

Untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan perubahan setting pada MySQL, agar dapat me restore data yang berukuran besar, dengan menambah parameter apda file my.ini yang lokasi nya berada pada C:\program Files\MySQL\mySQL Server 5.1.

restoredatabesar2

Buka file my.ini dengan menggunakan notepad, lalu tambahkan perintah sesuai gambar berikut.

restoredatabesar3

Berikutnya simpan perubahan pada file my.ini, lalu restart komputer. File my.ini berada pada komputer Server, jadi apabila software nya digunakan juga oleh beberapa klien, pastikan software pada komputer klien telah ditutup dulu sebelumnya, saat komputer server di restart.
Apabila setelah restart tapi restore tetap error edit lagi file my.ini dan perbesar ukuran max_allowed_packet nya, dan restart lagi komputer server.

Setting Backup Data Otomatis Pada MySQL Administrator

Setting Backup Data Otomatis Pada MySQL Administrator

Setting Otomatis Backup Database pada MySQL Administrator, dapat dilakukan dengan langkah, sbb :

1. Jalankan MySQL Administrator, sebelum login klik tombol bantu pada kolom Stored Connection.

otobackup1

2. Selanjutnya klik bagian General Options, lalu centang opsi Store Passwords, dan pada kolom Password storage method pilih opsi Obscured.

otobackup2

3. Selanjutnya login ke MySQL Administrator, lalu klik bagian Backup. Kemudian klik tombol New Project. Pada kolom Project Name ketikan ksp, lalu pada bagian Schemata pilih ksp, dan klik tombol Panah ke Kanan.

otobackup3

4. Berikutnya klik bagian Schedule, kemudian klik opsi Schedule this backup project, untuk Execute TIme pilih Execute Back daily untuk backup yang akan dilakukan tiap hari, lalu tentukan jam backup otomatis nya pada kolom Time. Akhiri dengan men klik tombol Save Project, maka akan muncul Account Infomation. Pada kolom password ketikan password yang akan gunakan untuk login ke Windows.

otobackup4

5. Pada waktu yang telah ditentukan maka proses backup akan dilakukan, dengan melihatnya pada Target Folder backup.

otobackup5

6. Proses jadwal backup dapat dilihat juga pada menu Scheduled Tasks.

otobackup6

otobackup7

Cara Cepat Backup Database dengan MySQL Administrator

Cara Cepat Backup Database dengan MySQL Administrator

Cara cepat Backup Database dengan MySQL Administrator, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Jalankan MySQL Administrator dengan klik menu Start > All Programs > MySQL > MySQL Administrator.

backup1

2. Pilih Stored Connection yang ada. Stored Connection pernah dibuat saat meng install salah satu Software, misal Software Hotel atau lainnya. Kemudian masukan password root.

backup2

3. Selanjutnya setelah bisa login ke MySQL Administrator, klik menu Backup, kemudian klik tombol New Project.

backup3

4. Ketik Nama Project, yang nantinya akan menjadi nama Backup Database, lalu pilih database yang akan dibackup pada bagian Schemata, setelah pilih database klik tombol > (Panah Ke Kanan).

backup4

5. Selanjutnya klik tombol Execute Backup Now, maka akan muncul windows Save As, pilih lokasi file & nama backup database nya.

backup5

6. Selanjutnya tunggu proses backup sampai selesai.

backup6

Setting Backup Data Otomatis Pada MySQL Administrator

Setting Otomatis Backup Database pada MySQL Administrator, dapat dilakukan dengan langkah, sbb :

1. Jalankan MySQL Administrator, sebelum login klik tombol bantu pada kolom Stored Connection.

otobackup1

2. Selanjutnya klik bagian General Options, lalu centang opsi Store Passwords, dan pada kolom Password storage method pilih opsi Obscured.

otobackup2

3. Selanjutnya login ke MySQL Administrator, lalu klik bagian Backup. Kemudian klik tombol New Project. Pada kolom Project Name ketikan ksp, lalu pada bagian Schemata pilih ksp, dan klik tombol Panah ke Kanan.

otobackup3

4. Berikutnya klik bagian Schedule, kemudian klik opsi Schedule this backup project, untuk Execute TIme pilih Execute Back daily untuk backup yang akan dilakukan tiap hari, lalu tentukan jam backup otomatis nya pada kolom Time. Akhiri dengan men klik tombol Save Project, maka akan muncul Account Infomation. Pada kolom password ketikan password yang akan gunakan untuk login ke Windows.

otobackup4

5. Pada waktu yang telah ditentukan maka proses backup akan dilakukan, dengan melihatnya pada Target Folder backup.

otobackup5

6. Proses jadwal backup dapat dilihat juga pada menu Scheduled Tasks.

otobackup6

Klik : DETAIL…!!!

Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian1)

Mengenal SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 1. Perintah SQL (Structured Query Language) adalah perintah yang umum digunakan untuk mengakses database.

Perintah SQL ini sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu DDL (Data Definition Language) berupa perintah untuk membuat atau mengedit objek, seperti membuat table dengan perintah Create Table. Yang satunya DML (Data Manipulation Language) berupa perintah untuk menampilkan data dari satu atau beberapa tabel secara bersamaan dengan satu perintah SQL. Pengenalan SQL ini diperlukan dalam pembuatan Laporan Custom, jadi jenis perintah yang akan dipelajari hanya yang jenis DML yang perintah SQL selalu diawali dengan kata select

Untuk belajar menggunakan perintah SQL dapat menggunakan MySQL Query Browser, dengan klik menu Start > All programs > MySQL > MySQL Query Browser.

belajarsql1

Setelah muncul form Login, isikan Password root yang sama seperti pada waktu Login MySQL Administrator pada saat install Software. Untuk kolom Default Schema diisi dengan nama database KSP 2 yaitu ksp_new atau ksp2.

belajarsql2

Setelah berhasil login pada MySQL Query Browser, secara otomatis akan aktif pada database ksp_new. Daftar nama tabel yang terdapat pada database dapat dilihat pada bagain Schemata. Nama Tabel sangat perlu diketahui dalam menggunakan perintah SQL.

belajarsql3

Setiap Tabel terdiri dari kolom, jadi selain Nama Tabel, Nama Kolom juga perlu diketahui. Untuk mengetahui kolom-kolom pada suatu Tabel cukup dengan klik tanda Panah yang berada pada samping Tabel, maka Daftar Kolom pada Tabel yang bersangkutan akan ditampilkan.

belajarsql4

Berikut ini adalah cara menuliskan perintah SQL sederhana untuk menampilkan data pada Tabel Account. Ketikan perintah SQL pada bagian SQL Query Area, dan untuk mengeksekusi perintah SQL dapat dengan klik Toolbar bergambar Petir yang keterangannya Execute the entered query. Apabila perintah SQL yang diketikan benar, maka data hasil query akan dimunculkan pada bagian bawah dalam bentuk Tabel.

Perintah SQL untuk men query data pada table selalu diawali dengan kata Select, kemudian diikuti dengan Nama Kolom yang inginkan ditampilkan. Apabila nama kolom yang ingin ditampilkan lebih dari satu, maka antara kolom satu dengan yang lainnya dipisahkan dengan tanda koma(,). Setelah kata Select dan daftar kolom, dilanjutkan dengan kata from lalu Nama Tabel. Nama Tabel harus sesuai dengan Daftar Tabel yang muncul pada bagian Schemata. Kemudian setelah Nama Tabel diikuti dengan kata Order By lalu Nama Kolom. Perintah Order By untuk mengurutkan data yang ditampilkan sesuai dengan Nama Kolom setelah kata Order by.

Pada contoh perintah SQL dibawah data diartikan sebagai berikut, tampilkan data dari kolom id, nama, dan headerid pada tabel account, dan data yang ditampilkan diurutkan secara Ascending (dari A-Z atau dari 0-9) berdasarkan kolom headerid dan id. Hasil dari perintah SQL ini adalah data pada kolom-kolom yang dimaksud akan dimunculkan semuanya.

belajarsql5

Untuk men filter data yang dimunculkan dengan perintah SQL, dapat menggunakan kata Where yang diikuti dengan parameter filter. Posisi dari kata Where adalah setelah Nama Tabel dan sebelum kata Order By. Pada contoh dibawah data yang dimunculkan hanya data account yang headerid nya 100 saja.
Untuk menampilkan semua kolom pada sebuah tabel, tidak perlu mengetikan semua daftar kolom nya satu per satu, namun bisa diwakili dengan tanda *

belajarsql6

Berikut adalah kata Like, yang dapat digunakan untuk filter data pada perintah SQL. Seperti contah berikut ini, penggunakan kata Like pada filter dapat dikombinasikan dengan tanda %. Tanda % untuk mewakili karakter apa aja. Jadi arti dari perintah headerid like ‘%10%’ adalah headerid yang memiliki data mengandung angka 10. Apabila perintahnya headerid like ‘10%’ adalah headerid yang memiliki data berawalan angka 10. Dan perintah headerid like ‘%10’ adalah headerid yang memiliki data berakhiran angka 10.

belajarsql7belajarsql8belajarsql9

Klik : DETAIL…!!!