Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian 2)

Pengenalan SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 2. Pada bagian ini akan dibahas menggunakan perintah SQL untuk query data lebih dari satu tabel.

sql2tabel1

Pada contoh diatas query data dari tabel Tabungan dan Anggota, penggabungan dua tabel dengan menggunakan perintah Left Join. Arti dari left join adalah data pada tabel sebelah kiri yaitu tabel Tabungan akan dimunculkan semua datanya. Pada tabungan t, hutuf t adalah alias dari tabel Tabungan. Alias pada tabel anggota adalah a. Penggunaan alias ini untuk menyederhanakan perintah SQL, karena nantinya cukup mengetikkan alias tabel pada bagian perintah SQL lainnya, misal pada on t.anggotaid=a.id yang lebih sederhana daripada mengetikkan tabungan.anggotaid=anggota.id. Selain Alias Tabel ada juga Alias Kolom dengan menggunakan perintah as diikuti dengan nama alias kolom yang diinginkan.

Selain left join, terdapat dua perintah join lainnya, yaitu inner join dan right join. Berikut contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel inner join. Arti dari inner join adalah data yang ditampilkan adalah data anggotaid yang terdapat pada kedua tabel, karena data tabungan pasti memiliki anggotaid, maka hasil query antara left join dan inner join tidak ada bedanya.

sql2tabel2

Berikutnya adalah contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel right join, yang artinya data pada tabel di sebelah kanan akan ditampilkan semua. Karena tidak semua anggota memiliki tabungan, maka pada data kolom tabungan akan berisi data null (kosong).

sql2tabel3

Data null yang akan ditampilkan pada Laporan Custom akan menyebabkan Error. Untuk mencegah terjadinya error, dapat menggunakan perintah ifnull, yang format penulisannya ifnull(kolom,data). Data pada format perintah ifnull bisa berupa kolom lainnya yang tidak bernilai null atau bisa berupa teks yang diawali dan diakhir tanda petik satu, misal ‘kosong’ atau ‘’. Pada contoh dibawah menggunakan ‘’ tanpa spasi, sehingga data null yang dimunculkan akan seperti data kosong.

sql2tabel4

Klik : DETAIL…!!!

Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian 3)

Pengenalan SQL untuk Pembuatan Laporan Custom Bagian 3. Pada tutorial ini ada dibahas penggunaan dari perintah Group By, yang digunakan untuk mengelompokkan data. Biasanya penggunaan perintah group by dikombinasikan dengan perintah sum, min, max, count, dll. Fungsi perintah sum digunakan untuk menjumlahkan data pada kolom, yang biasanya data kolom berisi angka/nominal. Min digunakan untuk mencari nilai terkecil, sebaliknya max digunakan untuk mencari nilai terbesar dari data pada suatu kolom. Sedangkan count digunakan untuk menghitung jumlah data.

sql31

Pada perintah SQL diatas tujuan untuk menampilkan data jumlah pinjaman dan total pinjaman yang dimiliki setiap anggota. Posisi dari perintah group by setelah bagian tabel atau perintah where jika ada, setelah perintah group by, diikuti dengan kolom yang akan menjadi kunci pengelompokkan

sql32

Pada perintah SQL diatas digunakan perintah having yang digunakan sebagai filter pada perintah group by. Penulisan perintah having setelah bagian group by. Sehingga arti dari filter diatas adalah data anggota yang memiliki jumlah pinjaman lebih dari satu.

sql33

Berikut adalah perintah SQL yang melinatkan beberapa tabel, perintah group by, juga perintah select bersarang, dimana didalam perintah select terdapat perintah select. Tujuan dari perintah SQL diatas untuk menampilan data detail pinjaman anggota dari nopinjaman, jumlah pinjaman yang dicarikan, dan angsuran pokok juga angsuran bagi hasil yang telah dilakukan.

Klik : DETAIL…!!!

Restore Database Dengan Data Berukuran Besar

Pada beberapa Software Kami terdapat menu yang dapat menyimpan data gambar atau dokumen dengan ukuran yang besar. Hal ini terkadang dapat menyebabkan error pada saat backup dari database tersebut di restore menggunakan MySQL Administrator, walaupun database tersebut dibackup menggunakan MySQL Administrator juga.

restoredatabesar1

Untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan perubahan setting pada MySQL, agar dapat me restore data yang berukuran besar, dengan menambah parameter pada file my.ini yang lokasi nya berada pada C:\program Files\MySQL\mySQL Server 5.1.

restoredatabesar2

Buka file my.ini dengan menggunakan notepad, lalu tambahkan perintah sesuai gambar berikut.

restoredatabesar3

Berikutnya simpan perubahan pada file my.ini, lalu restart komputer. File my.ini berada pada komputer Server, jadi apabila software nya digunakan juga oleh beberapa klien, pastikan software pada komputer klien telah ditutup dulu sebelumnya, saat komputer server di restart.
Apabila setelah restart tapi restore tetap error edit lagi file my.ini dan perbesar ukuran max_allowed_packet nya, dan restart lagi komputer server

Klik : DETAIL…!!!

Cara Install Activereports

Activereports digunakan untuk membuat Laporan, yang penggunaannya terintegrasi dengan Visual Studio 6. Cara Install Activereports dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Jalankan file setup Activereports, seperti gambari berikut ini

installactivereports1

2. Pada tahap Welcome, klik tombol Next

installactivereports2

3. Selanjutnya pada tahap License Agreement, klik tombol Accept

installactivereports3

4. Berikutnya pada tahap Choose Destination Location, pilih opsi in SYSTEM32 folder, lalu klik tombol Next

installactivereports4

5. Pada tahap Select Components defaultnya semua opsi telah dicentang, jadi langsung klik tombol Next

installactivereports5

6. Berikutnya tahap Select Program Manager Group, langsung klik tombol Next, lalu pada tahap berikutnya langsung klik tombol Install

installactivereports6installactivereports7

7. Tunggu Proses instalasi sampai selesai, lau akhiri dengan klik tombol Finish

installactivereports8installactivereports9

Klik : DETAIL…!!!

Cara Install Navicat for MySQL

Navicat for MySQL adalah tool yang digunakan untuk memudahkan dalam membuat aplikasi dengan databasemenggunakan MySQL, seperti memmudahkan pembuatan tabel dan menguji kebenaran perintah SQL yang akan digunakan dalam pembuatan aplikasi. Cara Install Navicat for MySQL dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Jalankan file setup Navicat seperti gambar berikut ini

installnavicat1

2. Pada tahap awal instalasi klik tombol Next

installnavicat2

3. Berikutnya pda tahap License Agreement, klik opsi I accept the agreement, lalu klik tombol Next

installnavicat3

4. Selanjutnya pada tahap Select Destination Location, klik tombol Next

installnavicat4

5. Sama hal nya pada tahap Select Start Menu Folder, klik tombol Next

installnavicat5

6. Pada tahap Select Additional Tasks centang semua opsi, lalu klik tombol Next

installnavicat6

7. Berikutnya pada tahap Ready to Install, klik tombol Install

installnavicat7

8. Tunggu sampai proses instalasi selesai, lalu klik tombol Finish

installnavicat8installnavicat9

Klik : DETAIL…!!!

Membuat Tabel Dengan Navicat

1. Pertama tentukan pada database mana tabel akan dibuat, misal tabel akan dibuat pada database kspkelas. Maka open kspkelas dengan klik dua kali pada database tersebut. Setelah databse kspkelas sudah dibuka, klik bagian table, kemudian klik kanan pada bagian sebelah kanan, dan pilih menu New Table, maka akan muncul form New Table

buattabel1

buattabel2

2. Ketikan kolom-kolom pada tabel baru yang akan dibuat. Kolom tabel terdiri dari beberapa bagian, seperti Nama kolom (Name), Tipe kolom (Type), dan panjang kolom (Length). Pangjang kolom tidak perlu diisi untuk kolom dengan tipe Date atau Datetime. Sedangkan untuk tipe kolom Double atau Single, selain isi panjang kolom, decimals juga harus diisi dengan jumlag panjang desimal yang diinginkan. Opsi Not Null untuk menentukan apakah kolom ybs boleh kosong (null) atau tidak.
Berikut penjelasan mengenai beberapa tipe kolom :
Varchar = tipe kolom untuk data teks, panjang kolom (length) harus diisi dengan jumlah karakter/huruf yang dapat disimpan oleh kolom yang bersangkuran
Double = tipe kolom untuk data angka yang dapat memiliki desimal, untuk tipe ini panjang kolom dan jumlah desimal harus diisi
Date = tipe kolom untuk data tanggal, untuk tipe kolom ini panjang kolom tidak perlu diisi. Format data tanggal yang disimpan adalah yyyy-mm-dd (y=tahun, m=bulan, d=tanggal)
Datetime = tipe kolom untuk data tanggal dan jam. Format data tanggal dan jam yang akan disimpan adalah yyyy-mm-dd HH:MM:ss (H=Jam, M=menit, s=detik)

buattabel3

3. Selanjutnya akan dibahas mengenai Index. Index digunakan untuk menentukan kolom kunci pada tabel yang berfungsi mempercepat proses menampilkan data pada penggunaan perintah SQL. Tentukan nama index, kemudian pilih kolom yang akan diindex, dengan cara mencentang pada kolom tersebut. Untuk satu index dapat terdiri dari beberapa kolom. Untuk index type umum nya hanya dua type yang digunakan Unique atau Normal.
Unique = data pada kolom dengan tipe index maka data pada kolom tersebut tidak boleh sama
Normal = data pada kolom dengan tipe index maka data pada kolom tersebut boleh sama

buattabel4buattabel5

4. Selanjutnya untuk menyimpan tabel yang dibuat dengan klik tombol Save, maka akan muncul form Table Name. Ketik nama tabel pada kolom Enter table name, lalu klik OK. Maka pada daftar tabel akan muncul tabel baru yang dibuat tadi.

buattabel6buattabel7

Klik : DETAIL…!!!