Pengaturan Biaya Piutang Mini Market Pada Aplikasi Koperasi 3in1

RaRa SOFT Kotabumi …

Pengaturan Biaya Piutang Mini Market Pada Aplikasi Koperasi 3in1

Pengaturan Biaya Piutang Mini Market Pada Aplikasi Koperasi 3in1, adalah Biaya Tambahan dalam % dari Total Penjualan Piutang. Pengaturan Biaya Piutang dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Pertama Entri Data Barang pada menu Gudang > Barang.

2. Entri Stok Awal Barang dengan menggunakan menu Gudang > Revisi Stok.

3. Biaya Piutang dapat dientri menggunakan menu Penjualan > Jasa. Kolom yang perlu diisi hanya kolom Kode, Nama, No. Account, dan Biaya Piutang saja. Biaya Piutang dalam Persen, yang nantinya dihitung dengan Rumus Persentase dari Total Penjualan Piutang.

4. Selanjutnya Entri Transaksi Penjualan Piutang menggunakan menu Penjualan > Penjualan. Untuk Penjualan Piutang, Data Pelanggan harus diisi, jadi tentukan Data Pelanggan terlebih dahulu dengan klik tombol pada kolom Pelanggan, maka Daftar Pelanggan akan ditampilkan.

5. Berikutnya Entri Data Barang, bisa dengan ketik atau Scan Kode Barang pada kolom Kode Barang, atau klik tombol pada Kode Barang untuk menampilkan Daftar Barang.

6. Untuk Pembayaran pilih Opsi Hutang, kemudian klik tombol Simpan untuk menyimpan Transaksi Penjualan. Maka Biaya Piutang akan ditambahkan secara otomatis.

7. Untuk mencetak Transaksi Penjualan dapat klik tombol Cetak.

8. Piutang Pelanggan ybs akan bertambah secara otomatis, yang dapat dilihat dengan klik menu Keuangan > Laporan > Kartu Piutang.

9. Entri pembayaran Piutang Pelanggan dapat menggunakan menu Pendapatan pada Keuangan, missal untuk Pembayaran secara Tunai dapat menggunakan menu Keuangan > Pendapatan Tunai. Setelah klik Tambah, tentukan Data Pelanggan dengan klik tombol pada kolom Pelanggan, maka Daftar Pelanggan akan ditampilkan.

10. Berikutnya tentukan No. Faktur Penjualan, dengan klik tombol pada kolom No. Faktur, maka Daftar Penjualan akan ditampilkan. Setelah pilih No. Faktur isi Nominal dan Keterangan dengan masing-masing diakhiri Enter.

11. Jurnal Otomatis dari Transaksi Penjualan Piutang diatas dapat dilihat dengan klik menu Accounting > Jurnal Umum, lalu Edit Data Jurnal terkait.

Angsuran Pinjaman Menggunakan Aplikasi KSP Android Collector

Angsuran Pinjaman Menggunakan Aplikasi KSP Android Collector

Angsuran Pinjaman Menggunakan Aplikasi KSP Android Collector, dapat dilakukan langkah sbb :
1. Setelah Unduh dan Install KSP Android Collector, selanjutnya jalankan Aplikasi tersebut dan akan muncul Tampilan Utama seperti gambar berikut.

angsurankspandroid1

2. Berikutnya klik menu Angsuran Pinjaman.

angsurankspandroid2

3. Kemudian klik tombol Tambah, dan masukan No. Pinjaman yang akan melakukan Transaksi Angsuran Pinjaman. Untuk menampilkan Nama Anggota dan Angsuran Pinjaman, dapat klik tombol Cek setelah memasukkan No. Pinjaman.

angsurankspandroid3

4. Agar dapat melakukan Pengecekan pada No. Pinjaman, perlu dilakukan setting pada menu Setup yang aada di Tampilan Utama. Untuk memastikan Koneksi ke Database Server KSP dapat klik tombol Tes Koneksi.

angsurankspandroid4

5. Kembali pada Angsuran Pinjaman, setelah Data Pinjaman telah tampil, masukan Nominal Angsuran Pinjaman, dan tombol Simpan.

angsurankspandroid5

6. Apabila Transaksi Angsuran Pinjaman berhasil disimpan, maka akan muncul pada Tabel.

angsurankspandroid6

7. Transaksi Angsuran Pinjaman dapat dicetak menggunakan Printer Bluetooth dengan klik tombol Cetak.

angsurankspandroid7

8. Karena Transaksi Angsuran Pinjaman yang dientri masih disimpan pada Perangkat Android, maka perlu diupdate pada Database Server KSP dengan klik tombol Ekspor.

angsurankspandroid8

9. Berikutnya jalankan Aplikasi KSP Desktop, dan klik menu Front Office > Transaksi Pinjaman > Angsuran Pinjaman Kolektif Tunai. Klik tombol Mobile, kemudian tentukan Tanggal Transaksi Angsuran Pinjaman yang akan diproses.

angsurankspandroid9

10. Setelah Data Angsuran Pinjaman ditampilkan, klik tombol Proses untuk memproses Data tersebut.

angsurankspandroid10

11. Setelah proses selesai, Angsuran Pinjaman dapat dilihat salah satunya pada menu Customer Service > Laporan > Pinjaman > Kartu Pinjaman.

angsurankspandroid11

Entri Transaksi Kas & Bank Pada Software Koperasi 3 in 1

Entri Transaksi Kas & Bank Pada Software Koperasi 3 in 1

Entri Transaksi Kas & Bank pada Aplikasi Koperasi 3in1. Menu Transksi Kas & Bank digunakan untuk transaksi Pendapatan atau Pengeluaran Kas & Bank yang tidak terkait dengan Transaksi Simpanan & Pinjaman Anggota. Misalnya Biaya Operasional KSP, atau Pendapatan KSP Lainnya seperti Bunga Bank milik KSP. Untuk Entri Transaksi Kas & Bank dapat dilakukan dengan langks sbb :
1. Pertama Entri Kelompok dari Kode Transaksi Kas & Bank, dengan klik menu Accounting > Transaksi Kas & Bank Kelompok.

transaksikaskop1

2. Selanjutnya Entri Kode Transaksi Kas & Bank, dengan klik menu Accounting > Transaksi Kas & Bank > Kode Transaksi. Tentukan Jenis Transaksi Kas atau Bank, yang nantikan pada menu Transaksi Kas hanya akan dimunculkan Kode Transaksi Kas saja, sama hal nya untuk Transaksi Bank. Misal Kode Transaksi yang dientri adalah Transaksi Pengeluaran, maka pada Account Debet diisi dengan Account Biaya, dan Account Kredit diisi dengan Account Kas.

transaksikaskop2

3. Berikutnya klik tombol Simpan untuk menyimpan Kode Transaksi Kas.

transaksikaskop3

4. Kemudian untuk Kode Transaksi Bank, jenis dipilih Opsi Bank. Misal Kode Transaksi Bank berupa Pendapatan Bank, maka pada Account Debet diisi dengan Account Bank, dan pada Account Kredit diisi dengan Account Pendapatan.

transaksikaskop4

transaksikaskop5

5. Selanjutnya untuk menggunakan Transaksi Kas & Bank dapat klik menu Accounting > Transaksi Kas & Bank > Transaksi Kas. Kolom Transaksi Keluar/Masuk untuk menentukan No. Bukti Transaksi. Kolom Kelompok untuk menfilter Daftar Kode Transaksi yang muncul. Daftar Kode Transaksi Kas dapat dimunculkan dengan klik tombol Bantu pada Kolom Kode. Untuk Nominal Biaya ketikan pada Kolom Nominal dah pastikan diakhiri dengan Enter sehingga muncul Bari Kosong di bawah.

transaksikaskop6

6. Untuk Entri Transaksi Bank dapat klik menu Accounting > Transaksi Kas & Bank > Transaksi Bank. Pilih Opsi Transaksi Masuk agar No. Bukti menjadi No. Bukti Transaksi Masuk. Berikutnya klik tombol Bantu pada Kolom Kode untuk menampilan Daftar Kode Transaksi. Pilih Kode Transaksi Bank, kemudian ketik Nominal Pendapatan pada kolom Nominal, dan diakhiri dengan menekan Enter. Klik tombol Simpan untuk menyimpan Transaksi Bank.

transaksikaskop7

transaksikaskop8

7. Transaksi Kas & Bank adalah menu alternatif selain menu Jurnal Umum, karena setiap Transaksi Kas & Bank akan menghasilkan Jurnal Otomatis pada menu Jurnal Umum. Menu Transaksi Kas & bank dapat digunakan untuk User yang tidak paham mengenai Akuntansi, jadi cukup menggunakan Kode Transaksi Kas & Bank yang telah disiapkan sebelumnya oleh User yang paham Akuntansi. Untuk melihat Jurnal Otomatis dari Transaksi Kas & bank diatas, klik menu Accounting > Jurnal Umum, kemudian klik tombol Edit pada Jurnal yang terkait dengan Transaksi Kas & Bank. Jurnal Otomatis hasil Transaksi Kas & bank tidak dapat diedit datanya dari menu Jurnal Umum. Jadi apabila terdapat kesalahan Entri Nominal, pembetulan harus dilakukan dari menu Transaksi Kas & bank.

transaksikaskop9

Angsuran Pinjaman Kolektif Tunai Dengan Impor Dari Excel Pada Aplikasi Koperasi 3in1

Angsuran Pinjaman Kolektif Tunai Dengan Impor Dari Excel Pada Aplikasi Koperasi 3in1

 

Angsuran Pinjaman Kolektif Tunai Dengan Impor Dari Excel, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Pertama siap Data Pinjaman yang akan diimpor dalam format Excel. Data yang perlu disiapkan adalah No. Pinjaman, Nominal Angsuran, Nominal Angsuran Pokok, dan Nominal Angsuran Bagi Hasil. Apabila Nominal Angsuran telah ditentukan, maka Nominal Angsuran Pokok & Bagi Hasil tidak perlu ditentukan, atau sebaliknya.

angsurankolektifimpor1

2. Berikutnya klik menu Front Office > Transaksi Pinjaman > Angsuran Pinjaman Kolektif Tunai.

angsurankolektifimpor2

3. Selanjutnya klik tombol Impor, kemudian isi kolom sesuai dengan urutan Kolom Data pada Excel. Kolom No. Pinjaman diisi dengan 1, Angsuran=2, Angs. Pokok=3, Angs. Bagi Hasil=4, Mulai Baris=3.

angsurankolektifimpor3

4. Klik tombol Impor,maka Data Pinjaman yang ditampilkan sesuai dengan data No. Pinjaman pada Excel. Pastikan No. Pinjaman pada Excel telah terdaftar pada Software Koperasi 3in1.

angsurankolektifimpor4

5. Apabila sudah yakin dengan Data Pinjaman yang ditampilkan, klik tombol Proses untuk memproses Transaksi Angsuran Pinjaman Tunai.

angsurankolektifimpor5

6. Untuk melihat Jurnal hasil Transaksi Angsuran Pinjaman Kolektif Tunai, klik menu Accounting > Jurnal Umum.

angsurankolektifimpor6

[Tutorial] Entri Simpanan Rencana Pada Software Koperasi 3in1

[Tutorial] Entri Simpanan Rencana Pada Software Koperasi 3in1

Entri Simpanan Rencana Pada Software Koperasi 3in1, dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Pertama tentukan Kode Transaksi Simpanan untuk Produk Simpanan Rencana yang akan dibuat dengan klik menu Customer Service > Kode Transaksi. Bisa dengan edit Kode Transaksi Simpanan yang sudah ada, apabila No. Account Simpanan sama dengan Produk lainnya. Namun apabila No. Account nya berbeda dapat menambah Kode Transaksi Baru.

simpananrencana1

2. Selanjutnya tambah Produk Simpanan baru klik menu Customer Service > Produk Simpanan. Pastikan Produk Simpanan yang ditambahkan diset dengan Jenis Simpanan Rencana.

simpananrencana2

3. Bila Produk Simpanan Rencana telah ditambahkan, langkah berikutnya Entri Data Anggota yang akan ikut serta dalam Simpanan Rencana, dengan klik menu Customer Service > Simpanan. Pastikan Produk Simpanan diset Ke Produk Simpanan Rencana yang telah dibuat tadi.

simpananrencana3

4. Berikutnya untuk membuat Transaksi Simpanan Rencana klik menu Customer Service > Simpanan Rencana. Tentukan Target Saldo yang diinginkan pada kolom Nominal, dan Bagi Hasil nya apabila target Saldo dipenuhi. Tentukan juga Anggota yang ikut serta dalam Simpanan Rencana.

simpananrencana4

simpananrencana5

simpananrencana6

5. Selanjutnya untuk Entri Setoran Simpanan Rencana dapat menggunakan Setoran Kolektif, dengan klik menu Front Office > Simpanan > Setoran Simpanan Kolektif. Langkah mudah untuk entri transaksi adalah Produk Simpanan diset ke Produk Simpanan Rencana, lalu klik tombol Refresh. Apabila Data Simpanan Rencana Anggota telah muncul ketikkan nominal setoran,lalu klik tombol Proses untuk menyimpan transaksi setoran.

simpananrencana7

simpananrencana8

[Tutorial] Impor Data Kantor Cabang ke Kantor Pusat pada Software Koperasi 3in1

[Tutorial] Impor Data Kantor Cabang ke Kantor Pusat pada Software Koperasi 3in1

Impor Data Kantor Cabang ke Kantor Pusat pada Software Koperasi 3in1 dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Langkah pertama pada Kantor Cabang yang datanya akan diekspor, dan nantinya data tersebut akan diimpor pada Kantor Pusat. Berikut kondisi data pada Kantor Cabang.

imporcabang1 imporcabang2 imporcabang3

2. Untuk Ekspor Data Kantor cabang dapat klik menu Setup > Database > Ekspor Data Kantor Cabang.

imporcabang4

3. Berikutnya tentukan lokasi file Ekspor pada kolom File, dan tentukan data Kantor Cabang yang akan diekspor.

imporcabang5

4. Langkah berikutnya posisi pada Kantor Pusat yang akan mengimpor data Kantor Cabang. Berikut kondisi data pada Kantor Pusat.

imporcabang6 imporcabang7 imporcabang8

5. Untuk mengimpor data Kantor Cabang dapat dengan klik menu Setup > Database > Impor Data Kantor Cabang.

imporcabang9

6. Tentukan Sumber file yang akan diimpor pada kolom File, dan tentukan juga data yang diimpor sebagai data Kantor cabang yang mana. Hati-hari dalam menentukan kolom Kantor, karena apabila salah data kantor ybs akan dihapus diganti oleh data Kantor yang diimpor.

imporcabang10 imporcabang11

7. Setelah proses Impor Data Kantor Cabang telah selesai, berikut kondisi data Kantor Pusat setelah dilakukan proses impor data Kantor cabang.

imporcabang12 imporcabang13 imporcabang14 imporcabang15

Setting Software KSP Mobile

1. Pertama pastikan file asliksp.apk sudah di download dan berhasil diinstall.

asliksp1

2. Klik menu Setup, kemudian untuk kolom Username & password diisi dengan root semua, sama seperti default untuk penginstallan Software KSP dekstop.

asliksp2

3. Untuk kolom IP Server diisi dengan IP Public dari Modem Internet. Cara mengetahui IP Public Modem Internet, masuk ke aplikasi Modem menggunakan Browser seperti Firefox atau Google Chrome. Kemudian Login dan ke menu Status. IP Public Modem bisa dilihat pada kolom IP Address. Pastikan menggunakan paket langganan internet dengan IP Public Static agar tidak merepotkan, karena kalau tidak IP Address akan selalu berubah saat Modem di nyalakan.

wan1

4. Setelah IP Server telah diisi dengan benar, klik tombol Simpan.

asliksp3

5. Selanjutnya lalukan setting berikut pada Modem Internet, Klik menu NAT, kemudian klik menu Virtual Server. Pada Kolom Application dipilih opsi HTTP_server. Untuk Start dan End port diisi dengan 3306, ini merupakan default port saat menginstall MySQL Software KSP desktop, kemudian untuk Local IP Address diisi dengan IP komputer Server dari Software KSP. Berikutnya klik tombol Save.

wan2

6. Untuk menguji apakah setting berhasil, klik tombol Tes Koneksi pada Software KSP Mobile, apabila muncul keterangan Koneksi Berhasil, maka setting telah berhasil.

Klik : DETAIL…!!!

Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian1)

Mengenal SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 1. Perintah SQL (Structured Query Language) adalah perintah yang umum digunakan untuk mengakses database.

Perintah SQL ini sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu DDL (Data Definition Language) berupa perintah untuk membuat atau mengedit objek, seperti membuat table dengan perintah Create Table. Yang satunya DML (Data Manipulation Language) berupa perintah untuk menampilkan data dari satu atau beberapa tabel secara bersamaan dengan satu perintah SQL. Pengenalan SQL ini diperlukan dalam pembuatan Laporan Custom, jadi jenis perintah yang akan dipelajari hanya yang jenis DML yang perintah SQL selalu diawali dengan kata select

Untuk belajar menggunakan perintah SQL dapat menggunakan MySQL Query Browser, dengan klik menu Start > All programs > MySQL > MySQL Query Browser.

belajarsql1

Setelah muncul form Login, isikan Password root yang sama seperti pada waktu Login MySQL Administrator pada saat install Software. Untuk kolom Default Schema diisi dengan nama database KSP 2 yaitu ksp_new atau ksp2.

belajarsql2

Setelah berhasil login pada MySQL Query Browser, secara otomatis akan aktif pada database ksp_new. Daftar nama tabel yang terdapat pada database dapat dilihat pada bagain Schemata. Nama Tabel sangat perlu diketahui dalam menggunakan perintah SQL.

belajarsql3

Setiap Tabel terdiri dari kolom, jadi selain Nama Tabel, Nama Kolom juga perlu diketahui. Untuk mengetahui kolom-kolom pada suatu Tabel cukup dengan klik tanda Panah yang berada pada samping Tabel, maka Daftar Kolom pada Tabel yang bersangkutan akan ditampilkan.

belajarsql4

Berikut ini adalah cara menuliskan perintah SQL sederhana untuk menampilkan data pada Tabel Account. Ketikan perintah SQL pada bagian SQL Query Area, dan untuk mengeksekusi perintah SQL dapat dengan klik Toolbar bergambar Petir yang keterangannya Execute the entered query. Apabila perintah SQL yang diketikan benar, maka data hasil query akan dimunculkan pada bagian bawah dalam bentuk Tabel.

Perintah SQL untuk men query data pada table selalu diawali dengan kata Select, kemudian diikuti dengan Nama Kolom yang inginkan ditampilkan. Apabila nama kolom yang ingin ditampilkan lebih dari satu, maka antara kolom satu dengan yang lainnya dipisahkan dengan tanda koma(,). Setelah kata Select dan daftar kolom, dilanjutkan dengan kata from lalu Nama Tabel. Nama Tabel harus sesuai dengan Daftar Tabel yang muncul pada bagian Schemata. Kemudian setelah Nama Tabel diikuti dengan kata Order By lalu Nama Kolom. Perintah Order By untuk mengurutkan data yang ditampilkan sesuai dengan Nama Kolom setelah kata Order by.

Pada contoh perintah SQL dibawah data diartikan sebagai berikut, tampilkan data dari kolom id, nama, dan headerid pada tabel account, dan data yang ditampilkan diurutkan secara Ascending (dari A-Z atau dari 0-9) berdasarkan kolom headerid dan id. Hasil dari perintah SQL ini adalah data pada kolom-kolom yang dimaksud akan dimunculkan semuanya.

belajarsql5

Untuk men filter data yang dimunculkan dengan perintah SQL, dapat menggunakan kata Where yang diikuti dengan parameter filter. Posisi dari kata Where adalah setelah Nama Tabel dan sebelum kata Order By. Pada contoh dibawah data yang dimunculkan hanya data account yang headerid nya 100 saja.
Untuk menampilkan semua kolom pada sebuah tabel, tidak perlu mengetikan semua daftar kolom nya satu per satu, namun bisa diwakili dengan tanda *

belajarsql6

Berikut adalah kata Like, yang dapat digunakan untuk filter data pada perintah SQL. Seperti contah berikut ini, penggunakan kata Like pada filter dapat dikombinasikan dengan tanda %. Tanda % untuk mewakili karakter apa aja. Jadi arti dari perintah headerid like ‘%10%’ adalah headerid yang memiliki data mengandung angka 10. Apabila perintahnya headerid like ‘10%’ adalah headerid yang memiliki data berawalan angka 10. Dan perintah headerid like ‘%10’ adalah headerid yang memiliki data berakhiran angka 10.

belajarsql7belajarsql8belajarsql9

Klik : DETAIL…!!!

Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian 2)

Pengenalan SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 2. Pada bagian ini akan dibahas menggunakan perintah SQL untuk query data lebih dari satu tabel.

sql2tabel1

Pada contoh diatas query data dari tabel Tabungan dan Anggota, penggabungan dua tabel dengan menggunakan perintah Left Join. Arti dari left join adalah data pada tabel sebelah kiri yaitu tabel Tabungan akan dimunculkan semua datanya. Pada tabungan t, hutuf t adalah alias dari tabel Tabungan. Alias pada tabel anggota adalah a. Penggunaan alias ini untuk menyederhanakan perintah SQL, karena nantinya cukup mengetikkan alias tabel pada bagian perintah SQL lainnya, misal pada on t.anggotaid=a.id yang lebih sederhana daripada mengetikkan tabungan.anggotaid=anggota.id. Selain Alias Tabel ada juga Alias Kolom dengan menggunakan perintah as diikuti dengan nama alias kolom yang diinginkan.

Selain left join, terdapat dua perintah join lainnya, yaitu inner join dan right join. Berikut contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel inner join. Arti dari inner join adalah data yang ditampilkan adalah data anggotaid yang terdapat pada kedua tabel, karena data tabungan pasti memiliki anggotaid, maka hasil query antara left join dan inner join tidak ada bedanya.

sql2tabel2

Berikutnya adalah contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel right join, yang artinya data pada tabel di sebelah kanan akan ditampilkan semua. Karena tidak semua anggota memiliki tabungan, maka pada data kolom tabungan akan berisi data null (kosong).

sql2tabel3

Data null yang akan ditampilkan pada Laporan Custom akan menyebabkan Error. Untuk mencegah terjadinya error, dapat menggunakan perintah ifnull, yang format penulisannya ifnull(kolom,data). Data pada format perintah ifnull bisa berupa kolom lainnya yang tidak bernilai null atau bisa berupa teks yang diawali dan diakhir tanda petik satu, misal ‘kosong’ atau ‘’. Pada contoh dibawah menggunakan ‘’ tanpa spasi, sehingga data null yang dimunculkan akan seperti data kosong.

sql2tabel4

Klik : DETAIL…!!!

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi

Software Koperasi Simpan Pinjam

Tambahan
1. Opsi Pinjaman Aktif > 1 (Options)
2. Koreksi saldo akhir simpanan
3. Laporan Tagihan Marketing
4. Jenis Angsuran : Bunga Menurun (Pinjaman)
5. Laporan Angsuran Pinjaman Marketing
6. Laporan Angsuran Pinjaman Marketing Detail
7. Laporan Nominatif Simpanan Detail:
– Laporan > Customer Service > Simpanan > Laporan Nominatif Simpanan Detail
– Klik data kolom no. anggota pada laporan nominatif simpanan
8. Simpanan Wajib Pinjaman:

  • Setting Kode Transaksi Simpanan untuk Simpanan Wajib Simpanan
  • Buat Produk Simpanan Wajib Simpanan di Produk Simpanan
  • Buat Simpanan Anggota
  • Setting Produk Pinjaman yang wajib memiliki Simpanan Wajib Pinjaman
  • Besarnya Simpanan Wajib Pinjaman di tentukan di bagian biaya pada pembuatan Pinjaman.

9. Reset & impor header & account : tuk tipe account diexcel mesti diset Debet ato Kredit
10. Impor dari Excel di tarikan & setoran kolektif simpanan
11. Laporan simpanan marketing
12. Reset aktiva tetap & kabupaten
13. Laporan transaksi simpanan marketing(1) > Detail
14. Impor saldo awal pinjaman bersaman dengan impor data anggota
15. Laporan laba/rugi gabungan (KSP & KSU)
16. Laporan neraca gabungan (KSP & KSU)
17. Laporan analisis usaha (pastikan update setup sudah didownload dan diinstall)
18. Cetak jurnal detail
19. daftar aktiva tetap
20. Penutupan simpanan
21. Penghapusan pinjaman
22. Customized kolektibilitas
– Lancar: (TBX<=3 or TPX<=3) and JT=0
– Kurang lancar:((TBX>3 and TBX<=6) or (TPX>3 and TPX<=6))  and JT=0
– Diragukan:((TBX>6 and TBX<=9) or (TPX>6 and TPX<=9))  and JT=0
– Macet: TBX>9 or TPX>9 or JT>=1
23. Laporan pinjaman custom
24. Opsi kas & bank di transaksi pinjaman, simpanan & simka
25. Tambahan opsi biaya otomatis : T=tunggakan & P=penalti di komponen produk pinjaman
26. Kantor
27. SMS Broadcast
28. Impor data kantor cabang (new)

Revisi
1. Cetak Kartu Simpanan Belakang (Data Anggota)
2. Jurnal Aktiva Tetap
3. Angsuran Pinjaman Kolektif (Debet Simpanan)
4. Angsuran Pinjaman Kolektif (Tunai)/2
5. Laporan Pinjaman Marketing/2
6. Surat Perjanjian Pinjaman
7. Laporan Pinjaman Lunas
8. Produk Pinjaman : Centang kolom C di Komponen Pinjaman akan langsung muncul saat Pencairan Pinjaman
9. Pencairan Pinjaman
10. Impor data anggota + data simpanan
11. Jurnal aktiva tetap
12. Laporan nominatif pinjaman
13. Posting bagi hasil simpanan berjangka
14. pencairan simpanan berjangka
15. cetak kartu belakang (data anggota), bisa cetak portrait atau landscape, sesuai setting di options>cetak>simpanan
16. Bukti Masuk Angsuran
17. Header
18. Penilaian kesehatan KSP/2
19. Neraca lajur

KSP Syariah
Tambahan
1. Perhitungan Zakat

Revisi
1. Bukti Keluar
2. Bukti Masuk
3. Jadwal Ulang Pembiayaan
4. Laporan Pinjaman Lunas

KSU
Tambahan
1. Laporan stok detail
2. Impor stok awal
3. Revisi stok
4. PPN pada penjualan
5. Harga jual barang
6. Konversi satuan
7. PPN & PPH 22 di pembelian

Revisi
1. Penjualan
2. Terima Barang
3. Laporan Penjualan
4. Faktur Penjualan
5. Tgl expired di terima barang

Klik : DOWNLOAD…!!!