[Tutorial] Impor Data Kantor Cabang ke Kantor Pusat pada Software Koperasi 3in1

[Tutorial] Impor Data Kantor Cabang ke Kantor Pusat pada Software Koperasi 3in1

Impor Data Kantor Cabang ke Kantor Pusat pada Software Koperasi 3in1 dapat dilakukan dengan langkah sbb :
1. Langkah pertama pada Kantor Cabang yang datanya akan diekspor, dan nantinya data tersebut akan diimpor pada Kantor Pusat. Berikut kondisi data pada Kantor Cabang.

imporcabang1 imporcabang2 imporcabang3

2. Untuk Ekspor Data Kantor cabang dapat klik menu Setup > Database > Ekspor Data Kantor Cabang.

imporcabang4

3. Berikutnya tentukan lokasi file Ekspor pada kolom File, dan tentukan data Kantor Cabang yang akan diekspor.

imporcabang5

4. Langkah berikutnya posisi pada Kantor Pusat yang akan mengimpor data Kantor Cabang. Berikut kondisi data pada Kantor Pusat.

imporcabang6 imporcabang7 imporcabang8

5. Untuk mengimpor data Kantor Cabang dapat dengan klik menu Setup > Database > Impor Data Kantor Cabang.

imporcabang9

6. Tentukan Sumber file yang akan diimpor pada kolom File, dan tentukan juga data yang diimpor sebagai data Kantor cabang yang mana. Hati-hari dalam menentukan kolom Kantor, karena apabila salah data kantor ybs akan dihapus diganti oleh data Kantor yang diimpor.

imporcabang10 imporcabang11

7. Setelah proses Impor Data Kantor Cabang telah selesai, berikut kondisi data Kantor Pusat setelah dilakukan proses impor data Kantor cabang.

imporcabang12 imporcabang13 imporcabang14 imporcabang15

Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian1)

Mengenal SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 1. Perintah SQL (Structured Query Language) adalah perintah yang umum digunakan untuk mengakses database.

Perintah SQL ini sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu DDL (Data Definition Language) berupa perintah untuk membuat atau mengedit objek, seperti membuat table dengan perintah Create Table. Yang satunya DML (Data Manipulation Language) berupa perintah untuk menampilkan data dari satu atau beberapa tabel secara bersamaan dengan satu perintah SQL. Pengenalan SQL ini diperlukan dalam pembuatan Laporan Custom, jadi jenis perintah yang akan dipelajari hanya yang jenis DML yang perintah SQL selalu diawali dengan kata select

Untuk belajar menggunakan perintah SQL dapat menggunakan MySQL Query Browser, dengan klik menu Start > All programs > MySQL > MySQL Query Browser.

belajarsql1

Setelah muncul form Login, isikan Password root yang sama seperti pada waktu Login MySQL Administrator pada saat install Software. Untuk kolom Default Schema diisi dengan nama database KSP 2 yaitu ksp_new atau ksp2.

belajarsql2

Setelah berhasil login pada MySQL Query Browser, secara otomatis akan aktif pada database ksp_new. Daftar nama tabel yang terdapat pada database dapat dilihat pada bagain Schemata. Nama Tabel sangat perlu diketahui dalam menggunakan perintah SQL.

belajarsql3

Setiap Tabel terdiri dari kolom, jadi selain Nama Tabel, Nama Kolom juga perlu diketahui. Untuk mengetahui kolom-kolom pada suatu Tabel cukup dengan klik tanda Panah yang berada pada samping Tabel, maka Daftar Kolom pada Tabel yang bersangkutan akan ditampilkan.

belajarsql4

Berikut ini adalah cara menuliskan perintah SQL sederhana untuk menampilkan data pada Tabel Account. Ketikan perintah SQL pada bagian SQL Query Area, dan untuk mengeksekusi perintah SQL dapat dengan klik Toolbar bergambar Petir yang keterangannya Execute the entered query. Apabila perintah SQL yang diketikan benar, maka data hasil query akan dimunculkan pada bagian bawah dalam bentuk Tabel.

Perintah SQL untuk men query data pada table selalu diawali dengan kata Select, kemudian diikuti dengan Nama Kolom yang inginkan ditampilkan. Apabila nama kolom yang ingin ditampilkan lebih dari satu, maka antara kolom satu dengan yang lainnya dipisahkan dengan tanda koma(,). Setelah kata Select dan daftar kolom, dilanjutkan dengan kata from lalu Nama Tabel. Nama Tabel harus sesuai dengan Daftar Tabel yang muncul pada bagian Schemata. Kemudian setelah Nama Tabel diikuti dengan kata Order By lalu Nama Kolom. Perintah Order By untuk mengurutkan data yang ditampilkan sesuai dengan Nama Kolom setelah kata Order by.

Pada contoh perintah SQL dibawah data diartikan sebagai berikut, tampilkan data dari kolom id, nama, dan headerid pada tabel account, dan data yang ditampilkan diurutkan secara Ascending (dari A-Z atau dari 0-9) berdasarkan kolom headerid dan id. Hasil dari perintah SQL ini adalah data pada kolom-kolom yang dimaksud akan dimunculkan semuanya.

belajarsql5

Untuk men filter data yang dimunculkan dengan perintah SQL, dapat menggunakan kata Where yang diikuti dengan parameter filter. Posisi dari kata Where adalah setelah Nama Tabel dan sebelum kata Order By. Pada contoh dibawah data yang dimunculkan hanya data account yang headerid nya 100 saja.
Untuk menampilkan semua kolom pada sebuah tabel, tidak perlu mengetikan semua daftar kolom nya satu per satu, namun bisa diwakili dengan tanda *

belajarsql6

Berikut adalah kata Like, yang dapat digunakan untuk filter data pada perintah SQL. Seperti contah berikut ini, penggunakan kata Like pada filter dapat dikombinasikan dengan tanda %. Tanda % untuk mewakili karakter apa aja. Jadi arti dari perintah headerid like ‘%10%’ adalah headerid yang memiliki data mengandung angka 10. Apabila perintahnya headerid like ‘10%’ adalah headerid yang memiliki data berawalan angka 10. Dan perintah headerid like ‘%10’ adalah headerid yang memiliki data berakhiran angka 10.

belajarsql7belajarsql8belajarsql9

Klik : DETAIL…!!!

Pengenalan SQL Untuk Pembuatan Laporan Custom Pada Software KSP (Bagian 2)

Pengenalan SQL Untuk Membuat Laporan Custom Bagian 2. Pada bagian ini akan dibahas menggunakan perintah SQL untuk query data lebih dari satu tabel.

sql2tabel1

Pada contoh diatas query data dari tabel Tabungan dan Anggota, penggabungan dua tabel dengan menggunakan perintah Left Join. Arti dari left join adalah data pada tabel sebelah kiri yaitu tabel Tabungan akan dimunculkan semua datanya. Pada tabungan t, hutuf t adalah alias dari tabel Tabungan. Alias pada tabel anggota adalah a. Penggunaan alias ini untuk menyederhanakan perintah SQL, karena nantinya cukup mengetikkan alias tabel pada bagian perintah SQL lainnya, misal pada on t.anggotaid=a.id yang lebih sederhana daripada mengetikkan tabungan.anggotaid=anggota.id. Selain Alias Tabel ada juga Alias Kolom dengan menggunakan perintah as diikuti dengan nama alias kolom yang diinginkan.

Selain left join, terdapat dua perintah join lainnya, yaitu inner join dan right join. Berikut contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel inner join. Arti dari inner join adalah data yang ditampilkan adalah data anggotaid yang terdapat pada kedua tabel, karena data tabungan pasti memiliki anggotaid, maka hasil query antara left join dan inner join tidak ada bedanya.

sql2tabel2

Berikutnya adalah contoh dari penggunaan perintah penggabungan tabel right join, yang artinya data pada tabel di sebelah kanan akan ditampilkan semua. Karena tidak semua anggota memiliki tabungan, maka pada data kolom tabungan akan berisi data null (kosong).

sql2tabel3

Data null yang akan ditampilkan pada Laporan Custom akan menyebabkan Error. Untuk mencegah terjadinya error, dapat menggunakan perintah ifnull, yang format penulisannya ifnull(kolom,data). Data pada format perintah ifnull bisa berupa kolom lainnya yang tidak bernilai null atau bisa berupa teks yang diawali dan diakhir tanda petik satu, misal ‘kosong’ atau ‘’. Pada contoh dibawah menggunakan ‘’ tanpa spasi, sehingga data null yang dimunculkan akan seperti data kosong.

sql2tabel4

Klik : DETAIL…!!!

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi

Software Koperasi Simpan Pinjam

Tambahan
1. Opsi Pinjaman Aktif > 1 (Options)
2. Koreksi saldo akhir simpanan
3. Laporan Tagihan Marketing
4. Jenis Angsuran : Bunga Menurun (Pinjaman)
5. Laporan Angsuran Pinjaman Marketing
6. Laporan Angsuran Pinjaman Marketing Detail
7. Laporan Nominatif Simpanan Detail:
– Laporan > Customer Service > Simpanan > Laporan Nominatif Simpanan Detail
– Klik data kolom no. anggota pada laporan nominatif simpanan
8. Simpanan Wajib Pinjaman:

  • Setting Kode Transaksi Simpanan untuk Simpanan Wajib Simpanan
  • Buat Produk Simpanan Wajib Simpanan di Produk Simpanan
  • Buat Simpanan Anggota
  • Setting Produk Pinjaman yang wajib memiliki Simpanan Wajib Pinjaman
  • Besarnya Simpanan Wajib Pinjaman di tentukan di bagian biaya pada pembuatan Pinjaman.

9. Reset & impor header & account : tuk tipe account diexcel mesti diset Debet ato Kredit
10. Impor dari Excel di tarikan & setoran kolektif simpanan
11. Laporan simpanan marketing
12. Reset aktiva tetap & kabupaten
13. Laporan transaksi simpanan marketing(1) > Detail
14. Impor saldo awal pinjaman bersaman dengan impor data anggota
15. Laporan laba/rugi gabungan (KSP & KSU)
16. Laporan neraca gabungan (KSP & KSU)
17. Laporan analisis usaha (pastikan update setup sudah didownload dan diinstall)
18. Cetak jurnal detail
19. daftar aktiva tetap
20. Penutupan simpanan
21. Penghapusan pinjaman
22. Customized kolektibilitas
– Lancar: (TBX<=3 or TPX<=3) and JT=0
– Kurang lancar:((TBX>3 and TBX<=6) or (TPX>3 and TPX<=6))  and JT=0
– Diragukan:((TBX>6 and TBX<=9) or (TPX>6 and TPX<=9))  and JT=0
– Macet: TBX>9 or TPX>9 or JT>=1
23. Laporan pinjaman custom
24. Opsi kas & bank di transaksi pinjaman, simpanan & simka
25. Tambahan opsi biaya otomatis : T=tunggakan & P=penalti di komponen produk pinjaman
26. Kantor
27. SMS Broadcast
28. Impor data kantor cabang (new)

Revisi
1. Cetak Kartu Simpanan Belakang (Data Anggota)
2. Jurnal Aktiva Tetap
3. Angsuran Pinjaman Kolektif (Debet Simpanan)
4. Angsuran Pinjaman Kolektif (Tunai)/2
5. Laporan Pinjaman Marketing/2
6. Surat Perjanjian Pinjaman
7. Laporan Pinjaman Lunas
8. Produk Pinjaman : Centang kolom C di Komponen Pinjaman akan langsung muncul saat Pencairan Pinjaman
9. Pencairan Pinjaman
10. Impor data anggota + data simpanan
11. Jurnal aktiva tetap
12. Laporan nominatif pinjaman
13. Posting bagi hasil simpanan berjangka
14. pencairan simpanan berjangka
15. cetak kartu belakang (data anggota), bisa cetak portrait atau landscape, sesuai setting di options>cetak>simpanan
16. Bukti Masuk Angsuran
17. Header
18. Penilaian kesehatan KSP/2
19. Neraca lajur

KSP Syariah
Tambahan
1. Perhitungan Zakat

Revisi
1. Bukti Keluar
2. Bukti Masuk
3. Jadwal Ulang Pembiayaan
4. Laporan Pinjaman Lunas

KSU
Tambahan
1. Laporan stok detail
2. Impor stok awal
3. Revisi stok
4. PPN pada penjualan
5. Harga jual barang
6. Konversi satuan
7. PPN & PPH 22 di pembelian

Revisi
1. Penjualan
2. Terima Barang
3. Laporan Penjualan
4. Faktur Penjualan
5. Tgl expired di terima barang

Klik : DOWNLOAD…!!!